Wednesday, December 31, 2008

PERKENANKAN DOA KAMI YA ALLAH !!!

Marilah kita sama-sama berusaha untuk membaca doa ini dan bolehlah dijadikan sebagai Qunut Nazilah, agar Umat Islam Palestin mendapat pertolongan dari Allah..



AMIN...

Sunday, December 28, 2008

GAZA DISERANG LAGI !!!



Lihat sajalah kekejaman yang dilakukan Yahudi Zionis ini. Ini yang dikatakan melindungi diri dan mempertahankan hak Israel. Dianggarkan lebih 200 orang yang terbunuh dalam serangan terbaru ini, terdiri dari Ketua Keselamatan Gaza, orang-orang tua, wanita dan kanak-kanak. Para pemimpin dunia kebanyakannya membantah keras perlakuan ini kecuali USA. Presiden Iran, pagi tadi menyatakan bahawa kekejaman Yahudi ini tidak pernah lagi disaksikan dalam sejarah manusia. Sesungguhnya didalam hati pemimpin Zionis terdapat kekejaman yang tidak boleh dipadamkan.

Saya sama sekali membantah sebarang tindakan keganasan dan tidak bersetuju sama sekali dengan perbuatan sekejam ini. Jangan samakan Hamas dengan pengganas kerana mereka memperjuangkan kemerdekaan Palestin. Semoga perjuangan mereka membuahkan hasil.

Kepada Zionis ni tak serik-serik lagi, mahukah peristiwa dibawah ini berulang kembali?



Waminallhahit Taufiq wal Hidayah...
Astaghfirullahal Adzim, Innallaha Ghafururrahim...
Wassalam....

Saturday, December 27, 2008

MANGKATNYA YANG DIPERTUAN BESAR NEGERI SEMBILAN


Beberapa jam tadi (antara pukul 12.30 tengah hari tadi), saya ada menerima pesanan ringkas daripada sahabat saya TEF_SR, yang juga merupakan anggota kerabat Di Raja Negeri Sembilan. Dia menyatakan yang Almarhum Tuanku Jaafar telah mangkat pada 11.30 tadi. Ini adalah satu berita mengejut yang saya terima hari ini dan juga seluruh rakyat Negeri Sembilan.
Baginda adalah seorang raja yang berjiwa rakyat dan juga merupakan Yang Dipertuan Agong Malaysia yang ke-1o. Pagi Ahad nanti, Undang Nan 4, Tunku Besar TAmpin dan Menteri Besar akan mengadakan mesyuarat untuk memilih Yamtuan yang baru. Jenazah Baginda akan dimakamkan di Makam Diraja Seri Menanti, Isnin nanti selepas waktu Asar. Semoga roh Almarhum dicucuri rahmat Allah SWT. Marilah kita bersama-sama menghadiahkan Al-Fatihah kepada Almarhum Tuanku Jaafar Ibni Almarhum Tuanku Abdul Rahman. Al-Fatihah.......

Thursday, December 18, 2008

Insiklopedia Islam- A

Saya telah menganggotai 'milis' Dzikrullah, yg saya dapati alamat laman webnya didalam buku 'Berguru Kepada Allah' tulisan Ustaz Abu Sangkan. Setelah menyertainya, ternyata ianya ialah satu medium dakwah yang bagus kerana ahli2nya selalu mengirim Info2 berguna tentang Islam.
Jadi, untuk menyahut seruan Rasulullah utk menyampaikan apa2 ttg Islam walaupun satu ayat, Maka saya sajikan kepada pembaca semua antara kandungan e-mail yang saya terima. Tulisannya dalam Bahasa Indonesia, tetapi saya yakin bahawa semua pembaca boleh memahaminya

INSIKLOPEDIA ISLAM - A

A

Allahu Akbar

Setiap mukmin tentu menyadari, bahwa kita adalah makhluk yang lemah, makhluk tidak berdaya, yang tidak memiliki kekuatan apa-apa, kecuali bila kita diberi pertolongan dari-Nya. Dialah Allah Yang Maha Besar, Dialah Allah Yang Menguasai alam semesta beserta seluruh isinya. Sikap hamba yang pasrah, dengan menyerahkan dan menyandarkan segala urusan kepada Allah adalah sikap utama dalam Islam.

Dalam Islam, sikap pasrah, yang dibarengi kesadaran akan keagungan dan kebesaran Allah, disebut dengan takbir; Dan simbol takbir disampaikan dengan mengucapkan kalimat ALLAHU AKBAR; yang artinya Allah Maha Besar. Kalimat Takbir terdiri dari dua kata, yaitu kata Allah dan kata Akbar. Lafadz Allah merupakan salah satu dari nama-nama Tuhan. Asma Allah adalah lafadz yang disebut sebagai ismul’jami’, yang berarti nama yang mengumpulkan; artinya kalimat ini berfungsi mengumpulkan atau memuat seluruh asma-asma Allah yang lain. Sedangkan lafadz Akbar, yang merupakan salah satu dari Asmaul Husna adalah kata yang berbentuk Tafdil atau Superlative yang berarti Maha Besar.

Dengan mengatakan bahwa hanya Allah semata yang Maha Besar, maka secara langsung, ungkapan ini meniadakan setiap perasaan atau kesadaran diri yang merasa besar, hebat, atau apa pun. Dari Takbir pula menegaskan bahwa kita sama sekali diharamkan untuk sombong, angkuh atau membanggakan diri. Karena takbir berasal dari kata kabbara-yukabbiru- takbiran, sedangkan kata takabbur berasal dari kata takabbara-yatakabba ru-takabbaruran, artinya merasa paling besar atau sombong. Dan sifat ini tidak boleh dimiliki oleh manusia kecuali hanya Allah saja yang berhak untuk membanggakan dirinya atas seluruh kekuasaa Nya yang Dia ciptakan. Maka dari itu Allah menuntun kita untuk menyadari akan hal ini dengan melakukan takbir dalam shalat. Agar kita menjadi orang yang selalu merendahkan hati terhadap Allah maupun terhadap sesama.

Karena Takbir adalah sikap pasrah, tunduk, sekaligus kepatuhan, maka pantas bila dalam ibadah sholat, sikap pertama yang harus dilakukan adalah Takbir. Dalam ibadah sholat, Takbir dilakukan bukan hanya dengan mengucapkan kalimat Allahu Akbar, tapi dipertegas dengan mengangkat kedua tangan kita sebagai penyerahan total kepadaNya. Dan ucapan takbir apabila dilakukan dengan penuh kesadaran dan menyadari apa yang diucapkan. Adalah ungkapan penafian atau meniadaan atas sifat diri dari sifar takabbur. Ucapan takbir ini dilafaadzkan pada saat berdiri takbiratul ihram, pada saat ruku’, menuju sujud, menuju duduk iftirasy, dan menuju duduk tahiyyat, setidaknya 94 kali dalam sehari semalam. Mustahil jika seseorang shalat namun tidak ada perubahan yang lebih baik dari sifat takabbur yang ada dalam hatinya, sesungguhnya pada hakikatnya ia belum bertakbir.
Rasulullah bersabda: “ya’tii ‘alannaasinzamanun yushalluna wala yushalluun”. Artinya: Akan datang satu masa atas manusia mereka melakukan shalat namun pada hakikatnya mereka tidak shalat ( HR. Ahmad). Shalat yang demikian terjadi tehadap orang-orang munafiq, yaitu apabila dia berdiri shalat sesungguhnya hanya mempermainkan Allah. Sebagaimana Al qur’an telah menggambarkan shalatnya orang-orang munafiq, bahwa apabila ia berdiri shalat hanyalah menipu Allah. Orang-orang munafiq tersebut apabila berkata dihadapan Allah tetapi hatinya tidak mengikuti apa yang diucapkan.

Innal munafiqiina yukhadi’unallah wa hua khadi’ihum, idza qaamuu ilash shalati qaamuu kusalaa, yuraauuna annasa wala yadzkurunallaha illa qaliila (QS. An Nisaa' [4] : 142)

Hal inilah penyebab utama mengapa banyak orang shalat namun tidak ada perubahan dari sifat-sifat buruknya, bahkan makin tidak berakhlak. Mereka melakukan shalat akan tetapi tidak dilakukan dengan sepenuh hati. Karena didalam shalat harus melibatkan seluruh aspek gerak, hati dan pikiran tertuju kepada Allah, yang disebut lillahita’ala. Sebagaimana diucapkan dalam bacaan doa iftitah, inna shalati wanusuki, wamahyaya, wamamati lillahirabbil’alamin.

Dan mengapa Allah melarang orang-orang shalat secara tegas bagi yang tidak menyadari apa yang diucapkan. Laa taqrabuush shalata wa antum sukara hatta ta’lamu ma taquuluun. Artinya: janganlah kamu mendekati shalat, sedangkan kamu dalam keadaan tidak sadar (mabuk), sehingga mengerti apa yang kamu ucapkan. (QS. An Nisaa’ [4] : 43).
Hal ini mudah difahami, alangkah naifnya seseorang jika berbicara namun tidak mengerti dan tidak menyadari apa yang diucapkan. Barangkali orang akan disebut “gila” jika berbicara kepada seseorang yang dihormati namun tidak menyadari apa yang diucapkan. Apakah kita tetap akan mengatakan bahwa shalat kita benar-benar telah sadar atau hanya mempermainkan Allah. Sesungguhnya kita berkata dan bermunajat kepada Tuhan Yang merajai seluruh makhluk. Masihkah kita akan berbicara “mengigau” setiap berdiri shalat ? Dan hal ini kita lakukan setiap saat melaksanakan shalat.

Mari kita kembali mengevaluasi shalat kita selama ini. Dan menyadari mengapa shalat kita tidak memberikan efek yang lebih baik dari kehidupan kita. Shalat bukanlah berkonsentrasi kepada suatu benda sebagaimana pengertian umum selama ini. Akan tetapi merupakan jalan berdialog dengan Allah yang Maha Mendengar dan Maha Dekat. Dan Tuhan akan merespons apa saja yang diucapkan dalam setiap doa-doa kita. Tidak ada alasan untuk mengatakan tidak bisa khusyu’ dalam berdialog dengan Rabb seru sekalian alam. Karena sesungguhnya dialog atau berbicara bisa dilakukan oleh siapapun yang sadar. Dialog dalam shalat berarti doa, yaitu mengungkapkan perasaan seperti memohon kemudahan rejeki, memohon ampunan, memohon petunjuk dan yang lainnya.

Ya Allah, Ajarkanlah aku cara mengingati-Mu (berzikir kpd Mu), bersyukur kepada Mu, dan cara Ibadah yang terbaik Kepada Mu (al- hadith)

Tulisan-- Ust. Abu Sangkan

Waminallahit-taufiq wal hidayah, Astaghfirullahal Adzim
Wassalam

Wednesday, December 17, 2008

Padan muka sama Si Bush.. Ucap selamat utk Presiden Dunia.. hahahaha

Padan muka sama dia... booo. Tak tahu malu, habis semua dikebas, dipunah-ranahkan, lepas tu datang membawa macam alasan yang menutup agenda asalnya iaitu minyak dan memusnahkan kesatupaduan Umat Islam.

Berkenaan pengunduran tenteranya dalam masa beberapa tahun dari sekarang serta persaraannya pada bulan Januari depan. Datanglah Si Bangsat ini ke bumi Iraq dengan perangai lamanya yang muka tembok, hidung tak mancung pipi tersorong-sorong. Maka berucaplah dia bersebelahan dengan PM Iraq, Nuri Al-Maliki tentang hal yang disebut diatas tadi. Sedang beriya-iya bercakap, maka bangkitlah seorang yang berani, seorang wartawan. Keberaniannya amat menyerlah.

Siapa dia? Dialah Muntazar Al-Zeidi, dia adalah salah seorang rakyat Iraq daripada jutaan yang lain, semua sengsara akibat perlagaan yang digubah oleh Si Bebal muka tembok tadi. Maka bangkitlah Sang Pemberani tadi, keluarlah dari mulutnya perkataan yang telah lama dipendam dalam hatinya bahkan seluruh penduduk Iraq. "Ini dia kucupan perpisahan untuk kamu, anjing!!!". " Ini dia salam perpisahan daripada balu, anak yatim dan mereka yang terbunuh di Iraq".

Maka dicabutnya kasut yang dipakai dikaki. Dilontarlah kemuka Bush. Si Bush seakan kaget.... tapi sempat mengelak di sebelah Al-Maliki yang juga kelihatan terkejut. Bushhhhhhh.... terkena ke dinding kasut tadi.....cekap juga Si muka tapak kasut seorang ini. Memalukan, tak pernah lagi berlaku dalam dunia seorang Presiden dilontar kasut didalam majlis rasmi. Ini satu sejarah yang Bush akan ingat sampai mati. Tapi kasihan kepada Muntadar, ditangkap oleh tali barut, dibelasah sampai patah tulang rusuknya.
Bangkitlah seluruh Iraq dan seluruh dunia. Mulalah kasut tadi dijulang disetiap perarakan menuntut pembebasan wartawan tadi. Ini menunjukkan seluruh rakyat, tidak kira Sunnah Syiah satu kata tentang hal ini.

Semua turut simpati, anak Muammar Gaddafi mengurniakan Pingat Keberanian kepada Muntadar, barisan peguam bela Alayarham Saddam Hussein bersedia mengumpulkan pasukan pembelaan. Pemimpin dunia semuanya nak pecah perut dek tergelak mendengar hikayat ini... termasuklah Hugo Chavez yg tersenyum girang mendengar berita ini.

Biarlah Luncai terjun sama labu-labunya, biarlah Bush dengan kebodoh bangangannya itu. Pandai-pandailah semua pembaca menilainya, saya dengan pandangan saya, tuan-tuan pula bagaimana? Fikir-fikirkanlah wahai sekalian.....

Petikan Videonya....



Waminallahit-taufiq walhidayah..... Astaghfirullahal Adzim, Innaka Antal Ghafurur-Rahiim....
Wassalam

Saturday, December 6, 2008

SALAM EIDUL ADHA

Assalamu 'alaikum wbt....



Firman Allah yang bermaksud,

"Dan bagi tiap-tiap umat, Kami syariatkan ibadat menyembelih korban ( atau lain2nya) supaya mereka menyabut nama Allah sebagai tanda syukur akan pengurniaan-Nya kepada mereka (iaitu) binatang2 ternak yang disembelih itu. Kerana tuhan kamu semua ialahTuhan Yang Maha Esa, maka hendaklah kamu tunduk taat kepada-Nya dan sampaikanlah berita gembira (wahai Muhammad) kepada orang2 yang tunduk taat" Surah Al-Hajj:34

Bersama kita merafakkan rasa syukur kita kehadrat Illahi kerana dgn nikmat dan kurnianya,dpt kita sekali lagi sampai dan menyambut Aidil Adha yang bakal menjelma tidak lama lagi.

Seperti yang telah diketahui, Hari Raya Aidil Adha jatuh pada bulan Zulhijjah, antara bulan2 penting dalam kalendar Islam. Berkebetulan pula beriringan dengan Ibadah Haji di Makkah.

Kedua-duanya tidak dapat dipisahkan kerana saling berkait rapat dgn kisah pengorbanan yang
paling agung dalam Islam iaitu peristiwa Nabi Ibrahim menyembelih anaknya Ismail.
Baginda yang amat sayang akan anaknya kerana itulah satu2nya anak yang dikurniakan.

Apabila mendapat wahyu daripada Allah supaya mengorbankan anaknya, Baginda seakan terkejut dan tidak tahu membuat apa2, dimintalah pendapat dari anaknya sendiri Nabi Ismail, tapi Ismail tetap yakin dan menyuruh ayahnya tetap melaksanakan perintah tersebut.
Dipendekkan cerita, tatkala Ibrahim Khalilullah hendak menyembelih, maka Allah SWT telah menukarkan Ismail dengan kibas. Maka kita disyariatkan untuk menyembelih binatang ternakan seperti kambing, lembu, kibas, unta dll.

Kita juga digalakkan utk memperbanyakkan amal sepanjang Hari Raya dan Hari Tasyrik, seiring sabda Rasulullah yang mengatakan bahawa pahala ibadah kita akan digandakan sepanjang hari tersebut.

Semoga hari raya ini menjadi hari yang penuh berkat serta marilah kita bersama mengambil iktibar tentang kisah Pengorbanan Nabi Ibrahim.
Salam Eidul Adha.......

Waminallahit taufiq wal hidayah, Astaghfirullahal Adzim.......
Assalamu 'alaikum.

Monday, December 1, 2008

MUMBAI DAN MAKNA DISEBALIKNYA

Apa yang berlaku di Mumbai sejak dari penghujung bulan November baru-baru ini amat mengejutkan dunia lagi. Serangan yang diakui dilakukan oleh Deccan Mujahidin, suatu kumpulan yang belum pernah didengar oleh Pihak Berkuasa India. Tetapi perancangan yang dilakukan oleh mereka amat sistematik serta penuh strategi. Malah mereka seolah-olah mengajak pihak berkuasa berkonfrontasi.

Serangan bermula dari Hotel Taj, kumpulan ini menawan kebanyakan pengunjung dari barat, Israel dan yahudi khususnya. Kemudian, pada sabtu yang lalu, Pasukan Komando India mula menyerang Hotel Taj, Triden Oberoi, dan Pusat Yahudi utk menyelamatkan tawanan. Adegan tembak menembak berlalu selama 60 jam. Pasukan Komando telah berjaya meyelamtkan seramai 610 orang. Menurut sumber, setakat ini seramai 12 orang milatan telah terbunuh. Walaupun begitu, pihak berkuasa India masih lagi dalam keadaan berjaga-jaga kerana ada kemungkinan yang adanya saki baki militan yang masih bersembunyi.

Ketua Pengarah Pengawal Keselamatan Kebangsaan India (NSG), JK Dutt mengatakan bahawa proses ini mengambil masa yang lama kerana semua militan tersebut terlatih.

Kebanyakan negara mengutuk serangan tersebut termasuk Malaysia dan Pakistan. Pakistan dituduh india menjadi dalang dalam kejadian ini. Pakistan menentang sekeras keras-keras dakwaan tersebut malah bersedia membantu, tetapi tetap dipandang sepi oleh India.

Tapi jika kita lihat, apakah sebenarnya dikehendaki oleh kumpulan ini? Apakah Motif mereka? Kumpulan ini hanya mengambil tebusan dari orang Barat dan Israel. Dan sudah tentulan selepas ini Kumpulan Anti-Islam menunjukkan taring mereka dan mencemuh Islam.
Tetapi kumpulan ini sebenarnya hanyalah untuk menunjukkan kepada "Kuasa Besar Dunia" yang sebenarnya mereka letih dengan pencabulan hak, pembunuhan, tekanan dan lain-lain kesempitan. Malah di India, Umat Islam seakan-akan terpinggir, lihat sahaja di Kashmir, umat Islam ditindas. Katanya mereka adalah penderhaka, pengganas dan pelbagai label buruk. Tetapi mereka sebenarnya mereka ingin meluahkan perasaan ketidakpuasan hati atas layanan kerajaan atas mereka.

Saya sebenarnya amat menentang keganasan yang menggunakan nama agama. Tetapi sebenarnya mereka letih, letih dengan barat, letih dengan pandangan serong masyarakat bukan Islam. Tetapi mereka tersalah cara untuk menunjukkan kemarahan.
Tetapi lain pula Keadaan di Palestin, Iraq, Afghanistan dan Labenon. tindakan mereka hanyalah untuk menghalau penjajah yang terang-terangan membenci Islam. Mereka bukan lah pengganas seperti omongan Amerika.

Sepatutnya Umat Islam kembalikan kegemilangan dengan Ilmu kerana hanya dengan Ilmulah kita akan dapat membela agama.

ALLAH berfirman di dalam Kitab-Nya yang Mulia

" Iqra' bismirabbikal ladzi Khalaq"
Bacalah dengan nama tuhanmu Yang Maha Menciptakan (surah Al-Alaq, ayat 1)

fahami firman ini dan bersegera lah bangkit membela nasib umat yang semakin tersembam dek zionis dan musuh Islam yang keparat.
Bersama kita lahirkan Umar Al-Khattab, Muhammad Al-Fateh, Al-Biruni, IbnuSina yang baru dan bersema kita nantikan Kedatangan Al- Mahdi yang akan membawa kembali kegemilangan Islam.

Fikirkanlah....... Waminallahit Taufiq wal Hidayah ..... Astagfirullahal Adzim....
Wallahu A'lam