Wednesday, October 20, 2010

Siapa Bodoh...... Siapa Bijak?????

Bismillahi Taala....

 Salam.... Lama rasanya diri ni tak datang menjenguk2 blog nan bertuah ni.... Maklumlah, studi dkt Matrik ni, memang sibuk selalu....

Tapi, teragak pula nak menulis.... Idea pula tak kunjung tiba... dalam menyelusur kealam siber, melayari FB... terjumpa akan suatu kata2 yg amat baik sekali jika saya paparkan untuk dibuatkan pedoman. Supaya senanglah buat diri yang hina ini membuat cermin.... Siapa sebenarnya kita dihadapan Khaliq, adakah semulia2 manusia atau sehina2 kejadian????? Tak lupa juga, dengan siapakah kita berkawan, adakah kawan yg kita kagum dan dicanang sebagai pandai? Tahukah kita bezanya pandai dgn bijak pada pandangan para Arifbillah(org2 yg mahir dlm ilmu2 ketuhanan).

 Oleh itu, sama2 lah kita tatap sejenak, kata2 hikmah dari seorang 'alim yang masyhur pada zamannya,
 Syeikh Ibnu 'Atha'illah as-Sakandari, pengarang kitab Al-Hikam yg masyhur bagi pengkaji2 serta pencinta ilmu ketuhanan/kesufian.




" Dan sekiranya engkau berkawan dengan seorang yang bodoh yang tidak menurutkan hawa nafsu, itu lebih baik daripada berkawan dengan seorang alim yang selalu menurutkan hawa nafsunya. Maka ilmu apakah yang dapat digelar bagi seorang alim yang selalu menurutkan hawa nafsunya itu, sebaliknya kebodohan apakah yang dapat disebut bagi seorang yang sudah dapat mengekang (menahan) hawa nafsunya.

Bagaimana akan dinamakan bodoh, seorang yang telah dapat menahan dan mengekang hawa nafsunya, sehingga membuktikan bahwa semua amal perbuatanya hanya semata-mata untuk kerida'an Allah dan bersih dari dorongan hawa nafsu.

Sebaliknya apakah arti suatu ilmu yang tidak dapat menahan atau memimpin hawa nafsu dari sifat kebinatangan dan kejahatan.

Dalam sebuah hadist :
Seorang itu akan mengikuti pendirian sahabat karibnya, karena itu hendaknya seseorang itu memperhatikan siapakah yang harus dikawaninya/ditemaninya.

Ahli syair berkata :
Siapa yang bergaul dengan orang yang baik, akan hidup mulyanya, dan yang bergaul dengan orang-orang yang rendah akhlaqnya, pasti tidak mulya."

               waminallahi-taufiq, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh... =)